WebGIS Lanjutan: Menyajikan Peta dari GIS Desktop ke WebGIS (menggunakan QGIS & QGISCloud)

Hi, my name is Hidayatullah. I am a GIS Engineer, Analyst, Specialist, and everything related to GIS. With over 5 years of experience, I am highly proficient in ArcGIS and QGIS.
I specialize in spatial topology methods, least square adjustment measurement methods, PostGIS with PostgreSQL, RDBMS databases, spatial generalization by scale, WebGIS Geoserveer/Mapserver/Mapproxy, and more.
If you're interested in my services, feel free to reach out via email at genhidayatullah@icloud.com.
Tentu pada perkembangannya, kebutuhan pemetaan menuju web kian meningkat. perubahan ini juga didukung oleh banyak website yang memberikan layanan tersebut dengan fitur yang terbatas tapi maksimal.
Salah Satu yang kita bahas kali ini ialah QGIS Cloud. Dengan Perkembangan Data Spasial dalam pengerjaan Proyek tentuu Banyak yang menggunakan ArcGIS Online. Disini ada opsi lain bagi yang ingin menyajikan petanya dari Style dan Symbologi Bawaan Dari Desktop, Misalnya dari QGIS.
Web QGIS Cloud.
QGIS Cloud menyediakan layanan WebGIS dengan terbatas tapi maksimal. Pada saat mendaftar, gunakan versi yang free alias yang gratis.
Saya disini menggunakan Project GIS saya yang telah dibuat, salah satunya ialah daerah Cagar Budaya Benteng Marlborough, yang berlokasi di tanah kelahiran saya, Provinsi Bengkulu.
Lakukan Pendaftaran di Qgiscloud.com, pastikan email yang digunakan aktif
Kemudian akan menerima Email untuk mengkonfirmasi Akun.
QGIS Cloud dapat diupgrade ke Pro dengan Bayaran 65 Euro per Bulan. Terlihat nanti Fitur yang lebih maksimal sehingga dapat memaksimalkan penggunaan WebGISnya nanti.
Kemudian pada QGIS, instal Qgiscloud. Gunakan Akun yang telah didaftarkan Sebelumnya.
Disini secara otomatis Data yang ingin kita upload akan dibuatkan database secara otomatis. data yang diupload akan disimpan ke postgressql milik qgiscloud.
Upload shapefile tersebut.
Kemudian project diminta untuk disimpan. Project yang disimpan bisa diperlukan untuk backup data kita nantinya.
Kemudian kita langsung publish Project GIS yang telah kita susun. Gunakan Bing Maps Aerial agar citra satelit terlihat di lokasi.
Kemudian Pilih Publish Map.
Setelah di Publish, Kita mendapatkan WebGIS berupa WebMap, WMS dan WFS (WFS support untuk Qgiscloud Pro) , Map Admin dan Support.
Demikianlah WebGIS lanjutan, jangan lupa Data yang kita Upload masih tersimpan di Qgiscloud. Maksimalkan, karena diberi Ruang hingga 50 MB.




